KONAWESATU.COM | Desa Dawi-Dawi di Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dikenal sebagai salah satu sentra pertanian terbesar yang memasok sayur-mayur ke berbagai daerah. Dengan lahan perkebunan seluas 268 hektare, desa ini menjadi pemasok penting bagi pasar Baruga Kendari, pasar tradisional di Wonggeduku, hingga perusahaan di Morowali.
Dede Mansyur, salah seorang petani setempat, mengungkapkan bahwa hampir setiap hari desa mereka didatangi pedagang pengepul sayur.
“Setiap hari mobil pengepul sayur selalu masuk ke sini untuk mengambil hasil kebun petani,” ujar Dede yang mengelola dua hektare lahan Palawija.
Sekretaris Desa (Sekdes) Dawi-Dawi, Arjuna Maranai, membenarkan tingginya produksi perkebunan warga. Menurutnya, selain memasok pasar-pasar lokal, hasil bumi Dawi-Dawi juga dipasok keperusahaan -perusahaan besar salah satunya di Morowali.
“Kebetulan ada warga kami yang bekerja sama dengan pihak perusahaan terkait pasokan palawija,” terang Arjuna.
Ia menambahkan, pemerintah desa terus memberikan dukungan agar petani semakin produktif dan mampu bersaing. Dukungan tersebut berupa bantuan bibit, pupuk, hingga pestisida.
“Yang kita kejar adalah hasil. Makanya pemerintah desa memberikan suport berupa bibit, pupuk, dan racun,” tutupnya.
Dengan dukungan lahan yang subur dan perhatian pemerintah desa, Dawi-Dawi semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu lumbung sayur terbesar di Kabupaten Konawe, bahkan di Sulawesi Tenggara.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar