Batu Lapis Menuju Destinasi Nasional, Air Terjun Andawe Jadi Pengembangan Wisata Berikutnya di Kampung Durian

waktu baca 3 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 23:23 1 Admin KS

KONAWESATU.COM | Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terus mendorong pengembangan potensi wisata alam sebagai bagian dari upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara merata

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ialah wisata Batu Lapis di Desa Garuda. Kawasan tersebut didorong untuk berkembang dari destinasi lokal menuju tujuan wisata dengan jangkauan yang lebih luas.

Hal itu disampaikan Camat Padangguni, Dermawan, dalam sambutannya pada malam ramah tamah Porseni dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.

blank

Dermawan mengatakan, pengembangan Batu Lapis telah mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Ia menyebut dirinya selama beberapa hari mendampingi Wakil Bupati Konawe dalam proses penataan kawasan wisata tersebut.

“Selama delapan hari saya mendampingi Bapak Wakil Bupati Konawe menata wisata alam kita di Desa Garuda, dari destinasi wisata lokal menuju destinasi wisata nasional. Saat ini sudah ada 11 kecamatan yang hadir di lokasi wisata Batu Lapis untuk mengikuti kegiatan perkemahan,” kata Dermawan.

Menurutnya, akses jalan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan tersebut. Jalan yang menghubungkan Asolu hingga Garuda diharapkan mendapat perhatian sehingga mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Batu Lapis semakin mudah.

blank

Selain akses jalan, dukungan infrastruktur dasar juga mulai dipersiapkan, salah satunya jaringan listrik.

“Insyaallah tahun ini listrik di Batu Lapis sudah masuk. Dengan dukungan infrastruktur tersebut, kita berharap kawasan ini semakin berkembang,” ujarnya.

Setelah Batu Lapis, Pemerintah Kecamatan Padangguni menyiapkan Air Terjun Andawe di Desa Matahori sebagai kawasan wisata alam yang akan didorong untuk dikembangkan berikutnya.

Dermawan menilai Air Terjun Andawe memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan Batu Lapis. Panorama alam yang masih relatif alami menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata baru.

“Setelah wisata Batu Lapis, berikutnya wisata Air Terjun Andawe di Desa Matahori yang akan kita dorong untuk dikembangkan. Potensinya tidak kalah menarik dari Batu Lapis karena panorama alamnya masih sangat alami,” katanya.

Akses menuju Air Terjun Andawe sebelumnya telah dibuka Pemerintah Desa Matahori bersama masyarakat secara swadaya. Penataan kawasan juga dilakukan Kepala Desa Matahori, Jumran, bersama warga sekitar.

Keberadaan akses tersebut membuat kawasan air terjun mulai dikunjungi wisatawan lokal, sekaligus menjadi modal awal bagi pengembangan destinasi tersebut.

Dermawan mengatakan pengembangan pariwisata di Padangguni akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan potensi dan kebutuhan infrastruktur setiap kawasan.

Menurut dia, rencana pengembangan tersebut telah dibahas bersama pemerintah kabupaten. Pemerintah kecamatan berharap dukungan pengembangan pariwisata Padangguni dapat berlanjut hingga pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Harapan kita Kecamatan Padangguni ini nantinya menjadi daerah tujuan wisata, baik wisata lokal maupun wisata nasional,” ujarnya.

Pengembangan pariwisata Padangguni juga diarahkan untuk terhubung dengan sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi bagian dari potensi ekonomi masyarakat.

Dengan konsep tersebut, wisatawan tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga dapat mengenal dan menikmati berbagai hasil pertanian serta perkebunan masyarakat setempat.

Dermawan menilai pengembangan destinasi wisata membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat hingga pelaku usaha.

“Kecamatan ini milik seluruh masyarakat Padangguni. Karena itu, mari kita tunjukkan kekompakan, kebersamaan dan kolaborasi, baik di tingkat kecamatan maupun dalam mendukung program pemerintah daerah,” katanya.

Pengembangan Batu Lapis di Desa Garuda dan Air Terjun Andawe di Desa Matahori diharapkan menjadi awal tumbuhnya sektor pariwisata Padangguni sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Laporan:Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA