Bakat Seni Siswi SMPN 3 Abuki Tumbuh Lewat Pensil Sederhana

waktu baca 2 menit
Jumat, 26 Sep 2025 05:30 786 Admin KS

KONAWESATU.COM | Usianya baru 12 tahun, namun bakat seni yang dimiliki Ismi Zaskia Ahmad tak bisa diremehkan. Siswi SMPN 3 Abuki asal Desa Anggoro, Kabupaten Konawe ini mampu melahirkan karakter-karakter anime penuh ekspresi hanya dengan pensil dan imajinasi yang tak terbatas.

Sejak kecil, Ismi sudah akrab dengan dunia gambar. Tanpa guru privat, tanpa peralatan mahal, ia hanya ditemani pensil sederhana dan kertas seadanya. Dari keterbatasan itu, lahirlah goresan-goresan yang hidup, seakan punya jiwa dan cerita tersendiri.

blank

“Setiap tokoh yang Ismi gambar punya cerita, punya jiwa. Itu cara dia menyampaikan perasaan yang mungkin sulit diucapkan dengan kata-kata,” ujar Arsanto, guru SMPN 1 Abuki yang kerap terpesona melihat karya siswinya.

Bakatnya semakin berkembang sejak mengikuti Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) dari Kemendikbudristek. Program tersebut menghadirkan seniman ke sekolah-sekolah untuk membimbing siswa dalam seni dan budaya. Dari sinilah, tangan mungil Ismi semakin lihai dan rasa percaya dirinya makin tumbuh.

Tak hanya guru dan teman-temannya yang bangga, kakek dan nenek yang menjadi tempat tinggalnya pun merasa bahagia. “Cucuku ini pendiam, tapi kalau sudah pegang pensil, dunia seperti miliknya,” tutur sang kakek penuh bangga.

Puncaknya, pada tahun 2024 lalu, Ismi bersama sejumlah pelajar di Konawe berkesempatan mengikuti pameran lukisan di Inolobunggadue Central Park. Karya-karyanya yang dipajang berhasil memikat banyak pengunjung, menjadi bukti nyata bahwa bakat besar bisa lahir dari tempat sederhana.

Kisah Ismi Zaskia Ahmad adalah potret tentang ketekunan, imajinasi, dan cahaya yang lahir dari kesunyian. Dari sebuah desa kecil di Konawe, yang diam-diam menyiapkan inspirasi bagi anak-anak desa melalui goresan pensilnya.

Karena sesungguhnya, keindahan tak selalu muncul di panggung besar. Kadang, ia tumbuh di sudut desa lewat tangan mungil yang penuh cahaya.

Laporan :Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA