Konawesatu.com- Suasana Balai Desa Puundombi, Rabu (21/05), terasa berbeda. Ratusan mata tertuju pada panggung utama, di mana sejarah baru akan ditorehkan. Desa yang selama ini dikenal tenang, kini bersiap melompat ke era baru era kemandirian ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih.
Musyawarah Desa Khusus yang digelar hari ini bukan sekadar formalitas. Plt Camat Tongauna Utara, Sakri, bersama Kepala Desa Puundombi, Safruddin, serta jajaran penting seperti Justamar dari Disperindakop Konawe, Nirwan dari TA Pendamping Profesional, hingga Asriadi selaku Korcam TPP, hadir memberikan sinyal kuat ini adalah prioritas nasional.

Langkah ini bukan tanpa dasar. Presiden RI melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, menegaskan pentingnya pembentukan koperasi di tiap desa dan kelurahan. Tak tanggung-tanggung, Menteri Koperasi pun mengeluarkan Petunjuk Pelaksanaan Nomor 1 Tahun 2025 demi mengawal suksesnya program tersebut.
Kepala Desa Safruddin membuka hati dan pikirannya di hadapan peserta musyawarah. “Pengurus koperasi yang nanti terpilih haruslah orang yang punya nyali, visi, dan aksi. Koperasi ini bukan pajangan, tapi alat perjuangan selain itu Juga diharapkan memiliki pemikiran yang matang dan dapat bekerja secara produktif untuk kemajuan Koperasi Desa Merah Putih sehingga dapat memberikan manfaat untuk masyarakat dan bisa meningkatkan pendapatan desa,” terangnya.

Suasana menegang saat masuk pada puncak musyawarah pemilihan Ketua Koperasi. Nama demi nama dibacakan, namun satu nama mencuat dan langsung mendapat tepuk tangan, Muh Said Moita dengan suara bulat, ia ditetapkan sebagai Ketua Koperasi Merah Putih.
Tepuk tangan membahana. Beberapa warga bahkan terlihat haru. Ini bukan sekadar koperasi ini adalah simbol harapan baru,di akhir musyawarah, pimpinan sidang membacakan kesimpulan komitmen bersama seluruh elemen untuk mendukung koperasi ini sampai benar-benar berdiri kokoh dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Dengan semangat merah putih yang kini berkibar di Desa Puundombi, masyarakat menatap masa depan dengan penuh optimisme. Sebuah babak baru telah dimulai dan kali ini, rakyat desa adalah pemeran utamanya.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar