Ribuan Rider Taklukkan Jalur Ekstrem di Trail Adventure Lintas Merah Putih Padangguni

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Agu 2025 06:16 902 Admin KS

KONAWESATU.COM | Debu mengepul, deru knalpot meraung, dan semangat merah putih berkobar di Kecamatan Padangguni. Ribuan rider dari berbagai daerah berkumpul di Desa Langgea untuk menaklukkan jalur ekstrem dalam ajang “Trail Adventure Lintas Merah Putih”, sebuah perayaan istimewa HUT Kecamatan Padangguni ke-11 sekaligus HUT Kemerdekaan RI.

Ajang yang diinisiasi Komunitas Trail Padangguni Bersatu ini bukan sekadar uji adrenalin. Lebih jauh, ia menjadi simbol perjuangan, pengorbanan, sekaligus silaturahmi antar-pecinta otomotif.

blank

“Alhamdulillah, setiap tahun teman-teman komunitas Trail Padangguni Bersatu konsisten menghadirkan acara ini. Tahun lalu ada Trail Enduro Game, dan tahun ini kita kembali gelar di Desa Langgea,” ujar Jafar, salah satu tokoh Kecamatan Padangguni, didampingi Kepala Desa Langgea Handoko dan Kepala Desa Aleuti Nining.

Tak tanggung-tanggung, jalur tahun ini dirancang jauh lebih berat. Master track Anwar alias Rafi menjelaskan, rintangan didesain untuk benar-benar menguji nyali dan kemampuan teknis peserta. “Tanjakannya lumayan ekstrem. Butuh teknik, skill, dan fisik. Ibaratnya, seperti perjuangan kemerdekaan, butuh pengorbanan untuk bisa merdeka. Begitu juga di jalur ini, rider harus berjuang habis-habisan untuk bisa finish,” ungkapnya.

Salah satu rintangan paling ditakuti adalah “Game Tanyakan Sawer” di Gunung Botak. Banyak yang mencoba, tapi hanya empat rider yang sukses menaklukkannya. Salah satunya adalah Farhan dari Tim Labrak Masamba, yang disambut tepuk tangan meriah dari sesama rider.

Perjalanan penuh adrenalin ini dimulai dari Lapangan Sepak Bola Langgea dan berakhir di Permandian Baru Lapis Garuda. Setiap putaran roda seolah menjadi bukti tekad para peserta untuk menyelesaikan tantangan, tak peduli seberapa berat jalannya.

Mewakili panitia, Ansar menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf. “Kami dari panitia mohon maaf bila ada pelayanan yang kurang memuaskan. Tapi kami bangga bisa melihat antusiasme rider yang luar biasa,” katanya.

Trail Adventure Lintas Merah Putih bukan hanya soal siapa yang tercepat atau terkuat. Lebih dari itu, ia adalah ruang untuk memupuk persaudaraan dan mengingatkan kembali nilai perjuangan. Seperti halnya para pahlawan yang berkorban demi kemerdekaan, para rider pun mengajarkan bahwa setiap tujuan baik di lintasan maupun kehidupan hanya bisa diraih dengan kerja keras, ketekunan, dan kebersamaan.

Di Padangguni, debu yang mengepul hari itu menjadi saksi bahwa semangat merah putih tak hanya hidup di buku sejarah, tetapi juga mengalir dalam deru knalpot dan semangat komunitas.

Laporan:Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA