
KONAWESATU.COM | Siapa bilang belajar hanya bisa dilakukan di dalam kelas? Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe membuktikan sebaliknya. Melalui Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas), inovasi pendidikan terus digulirkan, menembus batas ruang dan cara belajar. Setelah sukses menggelar lomba mewarnai bagi siswa PAUD dan lomba inovasi pembelajaran bagi tutor PKBM, kini Bidang PAUD dan Dikmas kembali akan menghadirkan sesuatu yang segar dan inspiratif yakni Kemah Literasi antar peserta didik PKBM se-Kabupaten Konawe.
Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dikbud Konawe, Siti Rostini, S.Sos., M.Ap., mengatakan Kemah Literasi bertujuan meningkatkan minat baca dan menulis, membangun budaya literasi, sekaligus menjadi wadah pertukaran gagasan dan pengalaman antar peserta.

Foto: Istimewa
“Kegiatan ini nantinya juga menjadi upaya dalam mengampanyekan gerakan literasi secara lebih luas, sekaligus memperkuat jejaring antar pegiat literasi di PKBM,” ujarnya.
Tak hanya tentang buku dan tulisan, kemah ini juga dirancang sebagai ruang ekspresi budaya. Akan ada lomba mendongeng dan pidato berbahasa daerah Tolaki, dua kegiatan yang memadukan literasi dengan pelestarian kearifan lokal. Melalui ajang tersebut, peserta didik diajak mengenali akar budayanya sekaligus berani tampil di hadapan publik.

Lebih dari sekadar kegiatan, Kemah Literasi PKBM Konawe menjadi simbol perubahan cara pandang tentang belajar bahwa pendidikan sejati tak hanya tumbuh dari bangku sekolah, tetapi juga dari pengalaman, interaksi, dan kecintaan terhadap budaya sendiri.
“Kami ingin memotivasi peserta didik PKBM agar terus berkarya dan berani mengekspresikan diri melalui kegiatan literasi,” tutupnya.
Melalui langkah-langkah inovatif seperti ini, Bidang PAUD dan Dikmas menegaskan komitmennya untuk terus menyalakan semangat belajar sepanjang hayat. Dari kemah literasi hingga karya nyata, Dikbud Konawe ingin melahirkan generasi yang cerdas, berbudaya, dan berkarakter, sejalan dengan visi Konawe Berdaya Saing, Sejahtera, dan Berkelanjutan (Konawe Bersahaja).
Laporan: Redaksi
Tidak ada komentar