
KONAWESATU.COM | Kekayaan alam dan budaya di Kabupaten Konawe seolah tak pernah habis untuk digali. Di tengah hijaunya bentang alam Kecamatan Latoma, Desa Pinole menjadi salah satu contoh nyata perpaduan harmonis antara alam yang subur dan tradisi budaya yang masih terjaga hingga kini.
Bagi masyarakat Pinole, alam bukan sekadar ruang hidup, tapi juga sumber kehidupan dan inspirasi berkarya. Dari daun, rotan, hingga serat alam, semuanya bisa berubah menjadi karya indah lewat tangan-tangan terampil para pengrajin lokal. Kerajinan anyaman tradisional menjadi denyut nadi kebanggaan desa ini yang merupakan warisan leluhur yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Nuriyatin, semangat untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya ini kian menguat. Beberapa warga desa masih aktif membuat kerajinan anyaman dari bahan-bahan alam, seperti tikar dan kerajinan lainnya yang terbuat dari rotan.
“Kami sebagai pemerintah desa memberi apresiasi dan dukungan agar tradisi ini tidak hilang ditelan zaman,ā ujar Nuriyatin dengan senyum bangga.

Setiap anyaman yang lahir dari Desa Pinole bukan hanya hasil karya tangan semata, tetapi juga hasil rasa sebuah bentuk cinta pada tradisi dan lingkungan. Dimana setiap lipatan tikar, tersimpan kisah tentang ketekunan, kesabaran, dan penghormatan terhadap alam yang memberi kehidupan.
Namun, Pinole tak hanya dikenal karena kerajinannya. Alam yang kaya juga menghadirkan madu hutan alami yang kini menjadi salah satu produk unggulan desa. Dari hutan-hutan liar di sekitar desa, lebah-lebah menghasilkan madu dengan rasa khas dan kualitas tinggi yang telah menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
āPotensi ini akan terus kami jaga dan kembangkan. Semua produk anyaman dan madu hutan dikelola oleh BUMDes Pinole agar bisa menjadi kekuatan ekonomi baru bagi warga,ā tambah Nuriyatin.
Ia juga menuturkan, hasil karya dan produk unggulan Desa Pinole akan tampil dalam Pameran Expo Inovasi Konawe 2025, sebagai wujud nyata kreativitas desa yang terus berkembang.
Lebih jauh, Nuriyatin berharap dukungan dari berbagai pihak agar potensi alam dan budaya di desanya dapat semakin maju dan berdaya saing. āKami ingin Pinole dikenal bukan hanya karena keindahannya, tetapi juga karena karya dan kemandirian warganya,ā ujarnya penuh harap.
Pinole bukan hanya desa ia adalah cermin tentang bagaimana alam dan manusia bisa hidup dalam harmoni, menenun masa depan dari akar tradisi yang tak pernah lekang.
Laporan:RedaksiĀ
Tidak ada komentar