
KONAWESATU.COM |Kepala Desa Puuloro, Kecamatan Sampara, Peltu (Purn) Sardin Beemu, SH,. MM, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Expo Inovasi Desa 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Konawe. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya ajang pameran, tetapi juga ruang transparansi dan pembuktian kreativitas desa.
“Kegiatan ini sangat positif, karena di sinilah akan muncul transparansi penggunaan Dana Desa, sekaligus menjadi ajang bagi desa menampilkan potensi UMKM yang ada,” ujar Sardin Beemu saat ditemui di lokasi pembangunan stand pameran, minggu (02/11)

Ia menilai terobosan yang dilakukan Bupati Konawe, Yusran Akbar, lewat Expo Inovasi Desa merupakan langkah tepat untuk melihat langsung sejauh mana desa mampu berinovasi dan mengelola potensi lokalnya.
“Langkah yang diambil Bupati Yusran Akbar sangat tepat. Dengan kegiatan seperti ini, Pemda bisa memantau langsung inovasi desa dan menilai mana yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut,” tambahnya.

Sardin Beemu juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama perangkat desa, untuk berpikiran positif dan mendukung kegiatan tersebut. Ia menanggapi santai berbagai komentar miring yang menilai kegiatan ini berpotensi membuka ruang penyimpangan anggaran.
“Kalau ada yang bilang kegiatan ini buang-buang anggaran atau membuka ruang korupsi, kalimat itu sudah biasa. Mari kita lihat sisi baiknya. Saya yakin tidak ada pemerintah daerah yang ingin mendorong para kepala desa ke hal negatif,” tegasnya.
Ia menambahkan, melalui Expo Inovasi Desa, pemerintah daerah bisa melihat langsung hasil nyata pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang selama ini dijalankan desa.
Sementara itu, salah satu kepala desa dari Kecamatan Padangguni, menyebut bahwa kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran bersama antar-desa.
“Lewat Expo ini kita bisa saling berbagi ide dan inspirasi. Dari sinilah semangat kolaborasi antar-desa tumbuh,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar promosi, Expo Inovasi Desa 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan kerja sama antara pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas lokal. Dari kegiatan ini, potensi desa mendapat panggung lebih luas, dan roda ekonomi rakyat digerakkan dari bawah.
Dengan dukungan penuh para kepala desa, kolaborasi masyarakat, serta komitmen pemerintah daerah, Expo Inovasi Desa 2025 diharapkan menjadi tonggak lahirnya desa-desa mandiri, kreatif, dan transparan menuju Konawe yang Bersahaja.
Laporan :Redaksi
Tidak ada komentar