Ketua KNPI Konawe, Ilham Syaputra Jaya, SH., MHKONAWESATU.COM | Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Konawe mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe agar lebih serius memperhatikan kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan (nakes). Seruan ini disampaikan langsung oleh Ketua KNPI Konawe, Ilham Syaputra Jaya, SH., MH.
Menurut Ilham, sangat disayangkan dalam proses pengusulan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu, justru tenaga pendidik dan tenaga kesehatan diabaikan. Padahal, dalam Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 sudah diatur dengan jelas bahwa formasi yang berhak diusulkan meliputi guru, nakes, tenaga teknis, hingga operator layanan.
“Anehnya, mengapa BKPSDM Konawe tidak memasukkan tenaga pendidik dan kesehatan dalam usulan P3K paruh waktu, padahal mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di sekolah dan puskesmas,” tegas Ilham.
Ia menilai, guru dan nakes adalah garda terdepan pembangunan, baik dalam mencetak sumber daya manusia unggul maupun menjaga kesehatan masyarakat. Namun, kondisi kesejahteraan mereka di Konawe masih jauh dari kata layak.
Lebih jauh, Ilham menyinggung fokus kebijakan nasional Presiden Prabowo yang menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas pembangunan. Karena itu, Pemda Konawe seharusnya sejalan dengan kebijakan pusat.
“Kami berharap Pemda Konawe menjadikan guru dan nakes sebagai prioritas utama. Perhatian bukan hanya soal insentif, tapi juga peningkatan fasilitas, pelatihan, hingga jaminan sosial yang memadai,” tambahnya.
KNPI Konawe juga menyatakan siap membuka ruang dialog dengan Pemda untuk mencari solusi terbaik demi kesejahteraan guru dan nakes.
“Guru dan tenaga kesehatan bekerja di garis depan pelayanan masyarakat. Kesejahteraan mereka adalah kunci pelayanan yang lebih baik,” tutup Ilham.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar