
KONAWESATU.COM | Pemerintah Kabupaten Konawe berhasil menyelesaikan persoalan wilayah antara Desa Andeposandu (Kecamatan Tongauna) dan Desa Barowila (Kecamatan Tongauna Utara) melalui musyawarah yang menjunjung tinggi semangat kekeluargaan.
Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, menyampaikan bahwa persoalan wilayah di Dusun Jauh Andeposandu yang selama ini dipersoalkan kedudukannya, telah mencapai titik temu melalui rapat yang melibatkan tokoh masyarakat dan pihak terkait lainnya.

“Sejak tahun 2016 menurut Bagian Pemerintahan sudah sembilan kali dilakukan pertemuan namun belum membuahkan hasil. Tetapi setelah saya mendengarkan semua pihak dan menggali sisi historis, kita akhirnya berhasil menyelesaikannya,” ungkap Syamsul Ibrahim.
Wilayah (Dusun jauh Andeposandu) yang sebelumnya dipersoalkan telah disepakati secara administratif masuk ke dalam wilayah Desa Barowila, dan menjadi cikal bakal desa baru yang akan dinamai Desa Andeposandu Utama, setelah memenuhi persyaratan administratif.

Tiga poin penting dari kesepakatan tersebut antara lain:
Pertama, segmen batas Desa Barowila dan Desa Andeposandu yang bersengketa disekepakati, sehingga sacara administrasi wilayah tersebut masuk pada wilayah Desa Barowila Kecamatan Tongauna Utara
Kedua, dengan disepakatinya segmen batas tersebut maka masing-masing kepala Desa Barowila dan Desa Andeposandu memfasilitasi masyarakatnya untuk mendiami lokasi lahan tersebut guna
terpenuhinya syarat terbentuk Desa Andeposandu Utama Kecamatan Tongauna Utara secara definitif
Ketiga, hak-hak warga Desa Andeposandu (Tanah warisan adat/lahan garapan) yang dikuasai oleh warga Desa Andeposandu Kecamatan Tongauna, diakui status kepemilikannya untuk dijadikan dasar pembentukan satu wilayah Desa Andeposandu Utama secara definitif.
Kesepakatan ini dituangkan dalam berita acara resmi yang ditandatangani para pihak dan disaksikan tokoh masyarakat, BPN, dan stakeholder terkait.
Pemerintah Kabupaten Konawe mengapresiasi sikap saling menghargai dan semangat persaudaraan antara kedua desa. Di bawah kepemimpinan Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim, Konawe terus menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan konflik wilayah secara bijaksana dan berlandaskan kearifan lokal.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar