
Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tapi juga tentang berbagi. Itulah semangat yang dibawa Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, saat ngabuburit ke Kecamatan Onembute sambil menyalurkan bantuan bagi masyarakat.
KONAWESATU.COM | Suasana sore menjelang berbuka puasa di Kecamatan Onembute tampak berbeda, Rabu (25/2/2026). Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, memilih ngabuburit dengan cara sederhana namun penuh makna: mengendarai sepeda motor dari Rumah Jabatan Bupati menuju Onembute, didampingi sejumlah kepala dinas lingkup Pemkab Konawe.
Rombongan menyusuri jalan desa hingga tiba di Posyandu Desa Trimulya. Kehadiran orang nomor satu di Konawe itu disambut hangat oleh warga yang telah menanti sejak sore. Selain bersilaturahmi, Bupati juga menyalurkan bantuan sembako Ramadan dari Pemerintah Kabupaten Konawe kepada masyarakat setempat.

“Hari ini kita ngabuburit ke Onembute bersama para kepala dinas, sekaligus berbagi sembako Ramadan,” ujar Yusran.
Dalam kesempatan itu, Yusran menyinggung potensi unggulan Onembute yang dikenal sebagai sentra bata merah. Ia bahkan menceritakan pengalamannya ketika berada di Morowali dan menemukan mobil pengangkut bata merah yang ternyata berasal dari Onembute.
“Waktu saya di Morowali, saya sempat bertemu mobil yang memuat bata merah. Saya tanya batanya dari mana, ternyata dari Onembute. Ini artinya produk kita sudah dikenal sampai luar daerah,” ungkapnya.

Melihat potensi tersebut, Bupati memastikan akan ada pembinaan bagi pelaku UMKM dan IKM, khususnya pengrajin bata merah dan genteng. Ia menyebut Dinas PTSP, Dinas UMKM dan Koperasi akan dilibatkan untuk mendorong legalitas usaha serta memperkuat kapasitas produksi.
Selain menyampaikan program, Yusran juga membuka ruang dialog dengan masyarakat. Sejumlah aspirasi disampaikan kepala desa dan warga, di antaranya persoalan izin penggalian tanah, keterbatasan sumber air untuk persawahan akibat kecilnya tampungan air, hingga minimnya alat pertanian modern.
Mendengar keluhan itu, Bupati langsung menginstruksikan dinas terkait untuk menindaklanjuti dan mencari solusi konkret.

Yusran juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali usaha genteng, mengingat Onembute pernah menjadi penghasil genteng unggulan. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan dukungan terhadap program Presiden Prabowo, gerakan Jumat Bersih, serta visi Konawe Bersahaja yang digaungkannya.
“Kalau kita mau maju, kita harus berani membuat terobosan,” tegasnya.
Kegiatan ngabuburit itu ditutup dengan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga untuk menyerahkan bantuan sembako, menciptakan suasana penuh keakraban dan harapan baru bagi masyarakat Onembute.
Redaksi
Tidak ada komentar