
Konawesatu.com- Pemerintah Kabupaten Konawe secara resmi memaparkan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terbaru dalam rapat paripurna DPRD Konawe yang digelar pada awal Juni.
Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, turut dihadiri oleh Bupati Konawe Yusran Akbar, Sekretaris Daerah Ferdinand Sapan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam pemaparannya, Bupati Yusran memperkenalkan arah baru pembangunan daerah melalui visi besar “Konawe Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan” yang dirangkum dalam slogan “Membangun Desa, Menata Kota Menuju Konawe Bersahaja.

Ia menjelaskan bahwa kata “Bersahaja” bukan sekadar jargon, melainkan akronim dari nilai-nilai utama yang akan menjadi fondasi pembangunan Konawe ke depan.
“Pembangunan yang kami canangkan bukan hanya terfokus pada fisik, tapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Yusran.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemkab Konawe menetapkan sejumlah misi strategis, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

Penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, dan industri lokal.
Perbaikan tata kelola pemerintahan guna menciptakan layanan publik yang transparan, akuntabel, dan profesional. Penguatan ketahanan sosial dan budaya melalui pelestarian nilai-nilai lokal serta memperkuat kohesi sosial masyarakat.
Pemerataan infrastruktur antara wilayah desa dan kota agar manfaat pembangunan dirasakan secara setara. Seluruh agenda pembangunan tersebut dilaksanakan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan.
Yusran menegaskan bahwa RPJMD Konawe disusun selaras dengan arah pembangunan nasional, termasuk visi Indonesia Emas dan semangat Asta Cita.
“Kunci utama keberhasilan pembangunan adalah sinergi antara seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari desa hingga pusat. Konawe tidak hanya ingin maju, tapi juga menjadi daerah yang bermartabat dan bermakna bagi semua warganya,” tandasnya.
Mengakhiri pemaparannya, Yusran menyampaikan optimisme bahwa dengan arah kebijakan yang jelas dan terukur, Konawe dapat menapaki masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar