
Konawesatu.com- Di sebuah sudut kecil Desa Wawolemo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, seorang bocah laki-laki bernama Cris Restu Prayoga berjuang melawan rasa sakit yang tak pernah ia pilih, bocor jantung bawaan sejak lahir.
Usianya baru 9 tahun, tapi hari-harinya tak seperti anak seusianya yang bisa bermain dan tertawa lepas. Cris lebih sering berbaring, menahan sesak di dada kecilnya. Ayahnya, Edi Yuswanto Herman, telah tiada. Ibunya, Guniati, kini menjadi satu-satunya harapan, meski hidup dalam keterbatasan ekonomi yang begitu nyata.

Sekolah di SDN 02 Wawolemo, Cris masih berusaha tersenyum, menutupi lemah tubuhnya. Tapi di balik senyum itu, ada beban besar, biaya pengobatan yang tak sanggup ditanggung oleh keluarganya.
“Cris butuh penanganan medis sesegera mungkin. Namun ibunya tak punya cukup uang. Kami mengajak siapa saja yang tergerak hatinya untuk membantu,” ujar Juliono Saranani, Kepala Desa Wawolemo yang kini menjadi penghubung kebaikan bagi keluarga kecil ini.
Kades Juliono Saranani, membuka donasi atas nama pribadi guna membantu proses pengobatan adik Cris. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening BRI 769901022927535 atas nama Juliono Saranani. Informasi lebih lanjut bisa didapat dengan menghubungi nomor 082310751005.
Sekecil apa pun bantuan Anda, akan menjadi harapan besar bagi Cris. Karena seperti kata bijak yang tersemat di poster penggalangan dana:
“Kita tidak akan pernah miskin karena memberi, justru di situlah kekayaan hati dimulai.”
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar