Gedung Kwarcab Pramuka Konawe Akan Direhab, Wakil Bupati Turun Langsung Tinjau Lokasi

waktu baca 2 menit
Rabu, 30 Apr 2025 07:38 1546 Admin KS

Konawesatu.com- Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, meninjau langsung kondisi Gedung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe yang rencananya akan segera direhabilitasi. Peninjauan ini dilakukan pada Rabu pagi (30/4/2025), didampingi sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pengurus Kwarcab Pramuka Konawe.

Peninjauan ini menandai langkah awal dari komitmen pemerintah daerah dalam merevitalisasi fasilitas kepramukaan yang selama ini dianggap tidak lagi memadai sebagai pusat aktivitas organisasi.

blank

Syamsul Ibrahim, yang juga baru saja dilantik sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Konawe, memeriksa kondisi fisik gedung secara menyeluruh dari bagian luar hingga ke dalam ruangan. Menurutnya, bangunan yang sudah berdiri selama puluhan tahun itu kini menunjukkan berbagai kerusakan, termasuk pada atap, dinding, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Sudah saatnya kita memberikan perhatian serius terhadap fasilitas kepramukaan di Konawe. Gedung ini sudah cukup lama tidak disentuh perbaikan,” ujar Syamsul. “Dengan rehabilitasi ini, kami berharap Pramuka Konawe memiliki tempat yang layak untuk pembinaan, pelatihan, dan pertemuan.”

blank

Menariknya, Syamsul Ibrahim kini memegang dua peran penting sekaligus: Wakil Bupati dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka. Kombinasi ini menunjukkan komitmen kuatnya terhadap pembangunan karakter generasi muda melalui gerakan kepanduan.

Ia menegaskan bahwa rehabilitasi ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan simbol perhatian serius terhadap pentingnya pendidikan nonformal yang dijalankan oleh Pramuka. Ia berharap, fasilitas yang lebih baik akan meningkatkan semangat dan partisipasi generasi muda Konawe.

blank

“Pramuka bukan hanya tentang baris-berbaris atau berkemah. Ini adalah ruang pembinaan karakter, disiplin, kepemimpinan, dan jiwa sosial,” tambahnya.

Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan rehabilitasi dimulai pada pertengahan tahun 2025, setelah seluruh proses administrasi dan penganggaran selesai. Proyek ini dijanjikan selesai tepat waktu dengan standar kualitas yang baik.

Di akhir kunjungannya, Syamsul Ibrahim mengajak seluruh stakeholder mulai dari sekolah, pembina Pramuka, hingga organisasi kepemudaan untuk ikut mendukung dan mengawal proses rehabilitasi ini.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita bangun semangat kepanduan bersama demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Laporan:Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA