Lalomerui Bangkit: Potensi Desa Tumbuh di Tangan Pemimpin Visioner

waktu baca 3 menit
Sabtu, 9 Mei 2026 05:39 368 Admin KS

KONAWESATU.COM |Di balik bentang pegunungan hijau yang memagari wilayah pedalaman Kecamatan Routa, terdapat sebuah desa kecil yang perlahan bangkit dan menata masa depannya. Desa Lalomerui kini menjadi wajah baru pembangunan desa di kawasan terpencil Kabupaten Konawe.

Dengan jumlah penduduk sekitar 413 jiwa, desa yang dahulu identik dengan keterbatasan akses ini mulai menunjukkan geliat perubahan. Jalan-jalan desa semakin hidup oleh aktivitas masyarakat, hamparan kebun produktif terus berkembang, sementara semangat gotong royong tetap menjadi denyut utama kehidupan warga.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Taksir Unggahi, pembangunan di Lalomerui tidak hanya difokuskan pada infrastruktur semata, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas hidup warga desa.

blank

Hamparan perkebunan kelapa sawit salah satu penopang utama ekonomi masyarakat. Dari pagi hingga sore, aktivitas warga di kebun menjadi pemandangan yang tak pernah berhenti. Sektor ini membuka lapangan pekerjaan sekaligus menghadirkan sumber penghasilan yang cukup menjanjikan bagi masyarakat desa.

Selain sawit, pertanian jagung juga berkembang pesat. Kondisi tanah yang subur membuat para petani mampu mengoptimalkan hasil panen. Dengan memanfaatkan bibit unggul dan pola budidaya yang mulai modern, warga perlahan meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Di sektor lain, peternakan sapi mulai tumbuh sebagai kekuatan ekonomi baru. Program penggemukan ternak yang dijalankan masyarakat memberi dampak positif terhadap peningkatan nilai jual sapi milik warga. Tak sedikit keluarga yang kini menjadikan peternakan sebagai sumber penghasilan tambahan.

blank

Sementara itu, masyarakat juga mulai melirik sektor perikanan dan industri olahan lokal. Pengolahan hasil perikanan dilakukan sebagai upaya diversifikasi ekonomi desa agar warga tidak hanya bergantung pada satu sektor usaha.

Potensi besar lainnya hadir dari komoditas asam jawa, termasuk asam jawa putih yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Produk lokal ini dinilai memiliki prospek pasar yang luas apabila dikelola secara maksimal dan berkelanjutan.

Perubahan besar mulai semakin terasa ketika akses internet desa resmi hadir pada Februari 2026 melalui program dari PT SCM⁠ (Sulawesi Cahaya Mineral). Kehadiran jaringan internet membuka ruang baru bagi masyarakat Lalomerui untuk terhubung dengan dunia luar.

blank

Bagi warga desa, internet bukan sekadar teknologi, melainkan jembatan menuju perubahan. Anak-anak kini lebih mudah mengakses pendidikan digital, masyarakat memperoleh informasi lebih cepat, sementara pelayanan publik desa mulai bergerak menuju sistem yang lebih modern.

Kepala Desa Taksir Unggahi menegaskan bahwa pembangunan desa harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Visi kami adalah mewujudkan Desa Lalomerui yang sejahtera, berbudaya, dan berwawasan lingkungan. Potensi lokal harus menjadi kekuatan utama dalam membangun masa depan desa,” ujarnya.

blank

Di tengah tantangan wilayah pedalaman, Desa Lalomerui perlahan menjelma menjadi simbol kebangkitan desa di kawasan Routa. Semangat kerja bersama, pemanfaatan potensi lokal, serta kepemimpinan yang visioner menjadi fondasi kuat dalam membangun masa depan yang lebih mandiri.

Kini, Lalomerui bukan lagi sekadar desa terpencil di balik pegunungan Sulawesi Tenggara. Desa ini sedang menulis kisah baru tentang harapan, kemajuan, dan mimpi masyarakat pedalaman yang tumbuh bersama perubahan zaman.

Laporan:Redaksi

Sumber Website Desa Lalomerui

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA