
KONAWESATU.COM | Kondisi jembatan kayu yang menjadi penghubung antara Kelurahan Abuki dan Desa Anggoro, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, membutuhkan perbaikan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah papan jembatan terlihat mulai rusak dan tidak rata. Bahkan beberapa bagian kayu yang berfungsi sebagai alas jalan maupun pembatas jembatan sudah terlepas, sehingga berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas, terutama pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.
Jembatan tersebut merupakan akses penting bagi warga kedua wilayah. Selain digunakan untuk aktivitas sehari-hari masyarakat, jalur ini juga menjadi penghubung bagi para petani yang hendak menuju kebun maupun sawah di sekitar lokasi.

Tidak hanya itu, jembatan tersebut juga kerap dilalui kendaraan yang mengangkut hasil pertanian masyarakat dari kebun dan sawah menuju permukiman maupun pasar.
Untuk mengatasi kerusakan ringan, warga setempat terkadang bergotong royong melakukan perbaikan seadanya agar jembatan masih bisa dilalui. Namun kondisi tersebut dinilai hanya bersifat sementara dan tidak dapat bertahan lama.
Warga pun berharap adanya perbaikan agar infrastruktur tersebut aman digunakan. Pasalnya, jika terus dibiarkan dalam kondisi seperti saat ini, kerusakan dikhawatirkan akan semakin parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Jembatan ini setiap hari dilewati masyarakat. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaikinya sebelum kondisinya semakin parah,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat juga berharap ke depan dapat dibangun jembatan yang lebih kokoh dan permanen agar akses transportasi antara Kelurahan Abuki dan Desa Anggoro berjalan lancar serta mampu mendukung aktivitas ekonomi warga.
Redaksi
Tidak ada komentar