
KONAWESATU.COM | Desa Amboniki, salah satu desa di Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, kini menunjukkan wajah barunya sebagai desa yang kaya potensi, penuh semangat, dan terus berkembang melalui karya serta kreativitas warganya.
Dikenal sebagai desa dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai pekebun, Amboniki menyimpan kekayaan alam yang melimpah dan bernilai ekonomi tinggi. Hasil bumi seperti madu hutan, nilam, dan berbagai tanaman palawija menjadi komoditas unggulan yang menopang kehidupan masyarakat setempat.
Madu hutan khas Amboniki menjadi salah satu produk yang paling dikenal. Diproduksi secara alami oleh kelompok masyarakat beranggotakan sekitar 10 orang, madu ini telah menembus pasar hingga ke berbagai wilayah di Konawe. Rasanya yang khas serta proses pengolahannya yang tradisional menjadikannya produk unggulan yang diminati banyak kalangan.
Selain itu, Amboniki juga dikenal sebagai penghasil nilam dan bibit nilam berkualitas. Tanaman ini telah menjadi tulang punggung perekonomian warga dan membuka peluang usaha baru di sektor pertanian serta pengolahan hasil bumi. Di sisi lain, berbagai produk UMKM seperti makanan ringan dan kerajinan tangan lokal turut memperkaya potensi ekonomi desa.
Kepala Desa Amboniki, Masnia mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki desanya agar mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
” Kami terus mendorong warga untuk memanfaatkan sumber daya yang ada secara kreatif dan berkelanjutan. Hasil bumi yang kami miliki adalah anugerah besar yang harus kita kelola dengan baik agar mampu meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci dalam membangun desa yang mandiri.
“Kami ingin Amboniki tidak hanya dikenal karena hasil alamnya, tetapi juga karena semangat warganya yang inovatif dan pantang menyerah,” tambahnya.
Dengan kekayaan alam dan semangat warganya, Amboniki kini tumbuh menjadi contoh desa yang mampu menghadirkan inovasi dari akar rumput menuju masyarakat sejahtera dan Konawe Bersahaja.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar