
KONAWESATU.COM | Desa Pinole, Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe, dikenal memiliki potensi besar dalam budidaya tanaman nilam. Hampir setiap keluarga di desa ini mengelola kebun nilam dengan luas rata-rata satu hektare. Sayangnya, potensi tersebut belum sepenuhnya memberi hasil maksimal bagi warga.
Kepala Desa Pinole, Nuriyatin, mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi petani nilam adalah ketersediaan pupuk dan kondisi akses jalan. Kedua masalah itu membuat warga kesulitan menjual hasil panen ke pasar maupun pembeli dari luar desa.

Gambar Ilustrasi
“Nilam ini sebenarnya komoditas bernilai tinggi, tapi saat musim panen, warga kesulitan mengangkut hasil karena jalan rusak parah. Pupuk juga sulit didapat, padahal itu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas tanaman,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).
Desa Pinole sendiri dihuni sekitar 230 jiwa dari 65 kepala keluarga. Mayoritas penduduk menggantungkan hidup dari hasil perkebunan, terutama nilam.
Menurut Nuriyatin, pemerintah desa terus berupaya memberikan dukungan dan bantuan bagi petani, agar mereka mampu mengelola lahan secara mandiri dan meningkatkan kesejahteraan.
“Kami selalu mendorong agar petani tidak putus asa. Dengan kerja sama dan dukungan berbagai pihak, kami yakin nilam Pinole bisa menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan,” tambahnya.
Warga pun berharap, jika persoalan jalan dan pupuk dapat teratasi, potensi besar tanaman nilam di Pinole mampu berkembang pesat dan menjadi penopang utama ekonomi desa.
Laporan:RedaksiÂ
Tidak ada komentar