Gambar IlustrasiKonawesatu.com- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kolaka selama hampir empat jam pada Senin pagi (2/6) mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kawasan permukiman. Genangan air dengan ketinggian mencapai 20 hingga 30 sentimeter merendam rumah warga, sementara beberapa titik longsor menyebabkan kerusakan pada bangunan di lereng perbukitan.
Kapolsek Kolaka, IPDA Achmad Hidayat, S.H., M.H., bersama personelnya turun langsung ke lokasi terdampak untuk memberikan imbauan keselamatan sekaligus membantu proses evakuasi dan penanganan darurat bagi warga terdampak.
Selain intensitas hujan yang tinggi, kondisi duga diperparah oleh pendangkalan Daerah Aliran Sungai (DAS) serta saluran drainase yang tersumbat akibat penumpukan sampah,kondisi ini membuat sistem drainase tak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke permukiman warga.
Banjir dilaporkan melanda sejumlah kelurahan, di antaranya Kelurahan Sabilambo meliputi Jalan Tunambea, Jalan Abunawas, dan Jalan Lulo.
Kemudian Jalan Badewi dan BTN Green Land yang terletak di Kelurahan Balandete dan Kelurahan Lamokato tepatnya diJalan Konggoasa.
Sementara itu, tanah longsor terjadi di beberapa titik di Kecamatan Kolaka, yakni Kelurahan Lalombaa: Jalan Pendidikan Lorong Penggusuran.
Kelurahan Sakuli Jalan Durian. Longsoran tanah menimpa bagian rumah warga yang berada di kaki gunung.
Serta Kelurahan Sea mengalami longsor akibat jebolnya penahan talut, yang menyebabkan tumpukan tanah masuk ke lingkungan warga.
Polsek Kolaka terus melakukan patroli di daerah terdampak serta mendata jumlah korban dan kerusakan. Mereka juga berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah untuk penanganan lebih lanjut, termasuk upaya normalisasi saluran air dan pembersihan material longsor.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Sumber : Akun Kolaka Terkini
Tidak ada komentar