
KONAWESATU.COM | Di tengah hamparan alam Kecamatan Routa yang masih hijau dan asri, Desa Lalomerui perlahan mulai menatap peluang baru di sektor perikanan air tawar. Selama ini desa tersebut lebih dikenal melalui sektor pertanian dan perkebunan, namun di balik aliran sungai dan lahan-lahan yang terbentang luas, tersimpan potensi ekonomi lain yang mulai dilirik masyarakat.
Sejak dipimpin Kepala Desa Taksir Unggahi, Desa Lalomerui terus menunjukkan perkembangan di berbagai sektor pembangunan. Tidak hanya fokus pada infrastruktur dan pertanian, pemerintah desa juga mulai mendorong pemanfaatan potensi lokal yang dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor perikanan air tawar yang kini mulai tumbuh di tengah warga.
Air yang mengalir jernih dari sungai-sungai kecil di sekitar desa menjadi sumber kehidupan baru bagi sebagian masyarakat. Beberapa warga mulai memanfaatkan kolam sederhana untuk membudidayakan ikan air tawar seperti nila, lele, mujair, hingga ikan mas. Meski masih dilakukan secara mandiri dan skala kecil, aktivitas itu perlahan memberi harapan akan lahirnya sumber penghasilan baru di tengah kehidupan desa.
Kondisi geografis Desa Lalomerui dinilai sangat mendukung pengembangan sektor perikanan. Ketersediaan sumber air yang cukup melimpah, curah hujan yang stabil, serta masih luasnya lahan produktif menjadi modal besar untuk mengembangkan budidaya ikan air tawar di wilayah tersebut.
Berdasarkan estimasi potensi wilayah Routa, apabila sekitar 5 hingga 10 hektare lahan produktif desa dimanfaatkan untuk budidaya ikan air tawar, maka Desa Lalomerui diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 20 hingga 50 ton ikan konsumsi per tahun melalui sistem budidaya tradisional hingga semi intensif. Angka tersebut dinilai cukup menjanjikan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
Tak hanya itu, pengembangan sektor perikanan juga diperkirakan mampu membuka peluang usaha baru bagi warga, mulai dari usaha pembibitan ikan, produksi pakan, penjualan hasil panen, hingga pengelolaan kolam budidaya kelompok masyarakat maupun BUMDes.
Tak sedikit warga meyakini bahwa perikanan bisa menjadi sektor penopang ekonomi desa di masa mendatang. Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, budidaya ikan juga dinilai mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya pemuda desa.
Pemerintah desa sendiri terus mendorong pemanfaatan potensi lokal agar sektor perikanan dapat berkembang seiring dengan sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dukungan berupa pembinaan, penguatan kelompok budidaya, hingga kerja sama dengan instansi terkait diharapkan mampu mempercepat pengembangan sektor tersebut.
Bagi masyarakat Lalomerui, perikanan bukan sekadar soal kolam dan ikan. Lebih dari itu, sektor ini mulai dipandang sebagai harapan baru untuk meningkatkan kesejahteraan warga di tengah perkembangan wilayah Routa yang terus tumbuh.
Di desa yang dikelilingi alam dan sumber air itu, harapan baru kini perlahan muncul dari permukaan kolam-kolam sederhana milik warga. Dari sana, masyarakat Lalomerui mulai percaya bahwa masa depan desa tidak hanya tumbuh dari sawah dan kebun, tetapi juga dari budidaya ikan air tawar yang menjanjikan.
Laporan:Team Jelajah Kampoeng
Tidak ada komentar