Kasus Kekerasan Anak Di Konawe Meningkat, DP3A: Masyarakat Kini Lebih Berani Melapor

waktu baca 2 menit
Kamis, 9 Okt 2025 00:44 601 Admin KS

KONAWESATU.COM |Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025 dibanding tahun sebelumnya.

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mencatat, sejak Januari hingga Oktober 2025 terdapat 40 kasus kekerasan, terdiri dari 30 kasus terhadap anak dan 10 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Angka ini naik dari 23 kasus pada tahun 2024.

blank

“Kami paling banyak menerima laporan pada awal tahun, terutama dari Januari hingga April,” ungkap Kepala DP3A Konawe, Noor Jannah, ST,. M. Si, Selasa (8/10).

Ia menjelaskan, peningkatan jumlah kasus bukan semata karena kekerasan semakin marak terjadi, melainkan karena kesadaran masyarakat untuk melapor kini makin tinggi.

“Dulu korban sering memilih diam karena menganggap kejadian itu sebagai aib. Namun kini mereka sudah mulai memahami dan tahu ke mana harus melapor,” ujarnya.

Noor Jannah menambahkan, untuk kasus kekerasan terhadap anak, kekerasan seksual menjadi yang paling banyak terjadi, dan sebagian besar pelakunya merupakan orang terdekat korban.

“Sebagian besar pelaku dikenal dan dekat oleh korban. Sementara untuk kasus KDRT yang kami tangani, seluruhnya telah berhasil diselesaikan secara damai,” jelasnya.

Untuk menekan angka kekerasan yang diprediksi terus meningkat, DP3A Konawe terus melakukan sosialisasi dan edukasi langsung ke masyarakat, terutama mengenai pola asuh positif dan pentingnya pengawasan lingkungan terhadap anak.

“Anak bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi tanggung jawab bersama. Begitu pula, melindungi anak bukan hanya tugas DP3A, melainkan tugas kita semua yang berada di pemerintahan,” pungkasnya.

Laporan:Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA