
KONAWESATU.COM | Prestasi membanggakan kembali datang dari Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Konawe. Tahun ini, madrasah tersebut resmi mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang riset tingkat Nasional.
Karya inovatif berjudul “Studi Pengaruh Inkubasi terhadap Pertumbuhan Bakteri Lactobacillus plantarum pada Media Fermentasi Tempe” berhasil menembus seleksi nasional.

Kepala MAN 1 Konawe, Abdullah, S.Pd., tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. “Capaian ini membuktikan bahwa siswa MAN 1 Konawe mampu bersaing secara ilmiah dan berkontribusi melalui riset. Semoga langkah mereka terus berlanjut hingga meraih prestasi terbaik di tingkat nasional,” ujarnya.
Penelitian ini digarap oleh tiga siswa Muh Ahnaf Badriyah Ikhsan, Aulya Khoirunnissabilla, dan Fikri Arifai Handoyo. Menurut Ahnaf, penelitian mereka berlangsung selama sebulan dengan fokus pada potensi besar bakteri probiotik Lactobacillus plantarum. “Bakteri ini punya banyak manfaat. Karena itu, penting untuk dikembangkan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, terutama dalam fermentasi tempe,” jelas Ahnaf.
Tak hanya riset, Madrasah Aliyah Negeri 1 Konawe juga sukses memborong juara di OMI Sultra bidang sains. Delapan siswa meraih gelar juara di cabang Kimia, Biologi, Fisika, dan Geografi. Salah satunya, Aurelia Nurfadhilla, yang meraih Juara 2 Geografi. “ Saat ini kami sedang lakukan persiapan diantaranya mencari referensi dari berbagai sumber, termasuk YouTube, di bawah bimbingan guru. Harapannya bisa tampil maksimal di tingkat nasional,” ungkap Aurelia.
Berikut nama-nama juara OMI Sultra dari MAN 1 Konawe:
• Zahwa An Najmi – Juara 2 Kimia
• Deshy Aryani Putri – Juara 3 Kimia
• Riska Safitri – Juara 2 Biologi
• Zahra At Tahira -Juara 3 Biologi
• Zaskia Putri A – Juara 2 Fisika
• Cahya Naura A – Juara 3 Fisika
• Miftahul Jannah S – Juara 1 Geografi
• Aurelia Nurfadhilla – Juara 2 Geografi
Keberhasilan ini menegaskan bahwa MAN 1 Konawe bukan hanya fokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga aktif menumbuhkan budaya riset dan kompetisi ilmiah. Dengan dukungan penuh dari para guru dan orang tua, madrasah ini semakin kokoh sebagai pencetak generasi unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap membawa nama baik Konawe serta Sulawesi Tenggara di panggung nasional.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar