Alarm EWS Bunyi, Warga Dua Desa Di Uepai Panik : BWS Pastikan Bendungan Aman

waktu baca 2 menit
Selasa, 24 Jun 2025 05:44 1256 Admin KS

KONAWESATU.COM – Suasana panik sempat melanda warga Desa Tamesandi dan lingkungan Desa Rahabangga, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, pada Selasa pagi (24/6/2025), sekitar pukul 09.00 WITA. Kepanikan itu dipicu oleh bunyinya alarm sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) yang terpasang di kedua lokasi tersebut.

Menanggapi kejadian itu, Sunoto Prayitno, Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, memberikan klarifikasi bahwa kondisi bendungan saat ini masih dalam keadaan aman.

blank

“Alarm tersebut bukan karena adanya peningkatan tinggi muka air yang berbahaya. Ketinggian air waduk masih berada diketinggian 120, yang merupakan posisi normal. Jadi, ini murni karena human error dari sistem pusat,” jelas Sunoto.

Menurutnya, kesalahan ini diduga kuat berasal dari gangguan server yang masih dikelola oleh pihak vendor di kantor pusat. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa hanya dua titik sirene EWS yang berbunyi, yakni di Desa Tamesandi dan Rahabangga. Sementara EWS yang berada di Kantor UPB dan Desa Anggopiu tidak menunjukkan aktivitas alarm.

Lebih lanjut, Sunoto juga mengungkapkan bahwa jaringan internet di area bendungan sempat mengalami gangguan selama dua minggu terakhir. Kondisi ini diduga turut memicu kesalahan dalam sistem EWS.

blank

“Jaringan internet baru kembali aktif kemarin, jadi proses EWS yang ada mengikuti dari jaringan yang ada tetapi yang berhubungan dengan tinggi permukaan air bendungan ameroro masih normal jadi masyarakat tidak perlu kuatir karena tidak ada hubungannya dengan bunyi sirine,” imbuhnya.

Sunoto pun menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak panik atas kejadian ini. Ia memastikan bahwa pihaknya telah menghubungi vendor terkait untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Kami sedang berkomunikasi dengan pihak vendor agar kejadian serupa tidak terulang. Sekali lagi, kami pastikan bendungan dalam kondisi aman,” tegasnya.

Laporan:Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA