Wamendagri Apresiasi Konawe sebagai Penyangga Pangan Nasional

waktu baca 2 menit
Rabu, 10 Jun 2026 11:25 42 Admin KS

KONAWESATU.COM | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ahmad Wiyagus menghadiri kegiatan Panen Raya padi sawah di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (10/6/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri, Dr Drs La Ode Ahmad P. Bolombo, AP, MSi, Bupati Konawe, H Yusran Akbar ST, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, SPd, MM, Bupati Buton Selatan, Adios, Wakil Bupati Konawe, H Syamsul Ibrahim SE MSi, Sejumlah Kepala OPD Provinsi Sulawesi Tenggara, Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe, serta tampak pula Forkopimda Konawe.

Panen raya dilaksanakan di Kecamatan Tongauna dengan luas lahan mencapai 2.603 hektare. Kegiatan ini menjadi simbol keberhasilan Kabupaten Konawe dalam mempertahankan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan di Sulawesi Tenggara.

blank

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri yang dirilis pada Desember 2025, Kabupaten Konawe masuk dalam 80 besar dari 100 daerah penyumbang beras nasional. Dari Provinsi Sulawesi Tenggara, Konawe menjadi satu-satunya daerah yang masuk dalam daftar tersebut.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa Konawe tidak hanya menjadi lumbung pangan daerah, tetapi juga telah memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.

Dalam wawancara bersama awak media, Wamendagri Ahmad Wiyagus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan Bupati Yusran Akbar atas keberhasilan dalam mengembangkan sektor pertanian.

blank

Menurutnya, dengan luas lahan sawah yang mencapai sekitar 40 ribu hektare, Konawe memberikan kontribusi besar terhadap penyediaan stok pangan nasional.

“Dengan luas lahan sawah yang mencapai sekitar 40 ribu hektare, Konawe memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap penyediaan stok pangan nasional. Saya juga sempat berdialog langsung dengan para petani dan mereka merasakan manfaat berbagai program pemerintah, mulai dari ketersediaan pupuk hingga dukungan terhadap peningkatan produksi pertanian,” ujar Ahmad Wiyagus.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri juga menyerahkan bantuan beasiswa secara simbolis yang berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sultra kepada 625 siswa dari jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP. Masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp 400 ribu.

Selain itu, pemerintah juga menyerahkan dua unit alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester besar merek Maxi Bimo 102 kepada dua kelompok tani di Kabupaten Konawe.

Dua unit alat panen modern tersebut masing-masing diterima oleh Sugeng dari Kelompok Tani Sumber Makmur 1, Desa Watulawu, Kecamatan Amonggedo, serta Laharapa dari Kelompok Tani Mewanguolipu, Desa Anggadola, Kecamatan Wonggeduku Barat.

Kehadiran Wamendagri dalam kegiatan panen raya tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan sektor pertanian daerah sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan nasional secara berkelanjutan.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA