Siti Rostini S.Sos., M.AP. Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dikbud KonaweKONAWESATU.COM | Pemerintah Kabupaten Konawe terus mendorong peningkatan mutu pendidikan anak usia dini dengan menegerikan Satuan Pendidikan Taman Kanak-Kanak atau TK swasta menjadi negeri. Tahun 2025, sebanyak 23 TK swasta direncanakan beralih status, setelah pada tahun 2023 lalu 20 TK telah resmi dinegerikan.
Kepala Bidang PAUD DikBud Kabupaten Konawe, Siti Rostini, S.Sos., M.AP., mengatakan program penegerian ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Yusran Akbar dan pemerintah daerah.

“Berkas kelengkapan sudah rampung, dan kami sudah koordinasi. Tinggal saya kordinasikan lagi ke Sekda Konawe untuk tindak lanjut ke depan,” jelasnya, Jumat 19 september 2025.
Menurut Siti Rostini, status negeri memberi banyak manfaat. Lembaga akan lebih diperhatikan pemerintah, baik pusat maupun daerah, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran. Guru PAUD/TK juga berpeluang lebih besar meningkatkan kesejahteraan melalui rekrutmen ASN PNS maupun ASN PPPK.
Ia mencontohkan, kuota rekrutmen guru PAUD pada tahun 2021 hanya 3 orang, sementara setelah adanya penegerian satuan PendidikanTaman Kanak-Kanak, kuota pada tahun 2024 meningkat menjadi 31 orang.
Selain penegerian, pemerataan akses PAUD/TK di seluruh desa menjadi prioritas. Dari 291 desa dan kelurahan di Konawe, masih ada 163 desa yang belum memiliki PAUD.
“Harapan kami, semua desa nantinya memiliki PAUD atau TK. Dengan begitu, anak-anak di Konawe tanpa terkecuali bisa menikmati pendidikan yang layak sejak usia dini,” pungkas Rostini.
Melalui langkah ini, Pemda Konawe optimis mampu mencetak generasi emas yang siap bersaing di masa depan.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar