Pemda Konawe Dukung Koperasi Merah Putih: Ikuti Peluncuran Nasional Bersama Presiden Prabowo

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Jul 2025 06:21 612 Admin KS

KONAWESATU.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung upaya nasional memperkuat ekonomi kerakyatan melalui keikutsertaan pada peluncuran Program Koperasi Merah Putih, yang digelar serentak secara virtual dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025).

Program Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi desa dan masyarakat melalui pendampingan koperasi modern yang berorientasi pada kemandirian ekonomi, peningkatan kesejahteraan, serta perluasan kesempatan kerja dan daya saing UMKM.

blank

Kegiatan nasional yang diikuti oleh 38 Gubernur, 314 Bupati/Wali Kota, serta para Lurah dan Kepala Desa di seluruh Indonesia ini menjadi momentum penting dalam sejarah pembangunan ekonomi berbasis gotong royong. Tidak terkecuali, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe turut berpartisipasi aktif menyaksikan peluncuran tersebut secara daring dari Aula Inowa, yang dipadati oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pengurus Koperasi Merah Putih di wilayah Konawe.

Turut mendampingi Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., dalam kegiatan ini yakni Sekretaris Daerah Ferdinand Sapan, Ketua DPRD Konawe Made Asmaya, unsur Forkopimda, serta para Kepala OPD se Kabupaten Konawe.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar utama dalam memperkuat ekonomi rakyat kecil. Menurutnya, koperasi adalah simbol semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia sekaligus wujud nyata dari kedaulatan ekonomi rakyat.

blank

“Koperasi adalah simbol gotong royong dan kedaulatan ekonomi rakyat. Kita harus hentikan ketergantungan pada pangan impor,” tegas Presiden Prabowo.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa program ini diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi praktik tengkulak dan rantai pasok panjang yang selama ini membebani masyarakat desa.

“Kita sedang membangun koperasi modern, digital, dan berdaulat. Ini adalah wajah baru ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

blank

Ia juga menambahkan bahwa saat ini telah terbentuk lebih dari 8.000 koperasi di berbagai wilayah Indonesia yang mulai beroperasi aktif. Pemerintah menargetkan dalam waktu tiga bulan ke depan, seluruh desa dan kelurahan di Indonesia dapat bergabung dan berperan aktif dalam gerakan Koperasi Merah Putih.

Melalui program ini, pemerintah berupaya mewujudkan pemerataan ekonomi yang berkeadilan serta memperkuat kemandirian desa dalam menghadapi tantangan global.

Bagi Kabupaten Konawe, keikutsertaan dalam program nasional ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap visi besar Presiden dalam membangun kekuatan ekonomi dari akar rumput. Pemda Konawe berkomitmen menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, terutama dalam pemberdayaan UMKM dan penciptaan lapangan kerja di tingkat lokal.

Menutup kegiatan, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, menyampaikan apresiasi dan tekad Pemda untuk segera menindaklanjuti program ini di tingkat desa dan kelurahan.

“Kami siap mendukung penuh gerakan nasional Koperasi Merah Putih. Konawe memiliki potensi besar di sektor pertanian, UMKM, dan jasa yang bisa berkembang melalui sistem koperasi modern. Dengan gotong royong dan manajemen profesional, kita bisa wujudkan ekonomi rakyat yang berdaulat,” ujarnya optimistis.

Peluncuran Koperasi Merah Putih bukan sekadar program, tetapi gerakan nasional menuju ekonomi berdaulat dan masyarakat sejahtera sejalan dengan semangat “Konawe Bersahaja” yang terus digaungkan pemerintah daerah.

Laporan:RedaksiÂ

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA