DP3A Konawe Targetkan Kabupaten Layak Anak Tahun 2026, Ajak Semua Instansi Bersinergi

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Okt 2025 02:57 1257 Admin KS

KONAWESATU.COM | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Konawe menargetkan wilayahnya dapat meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) pada tahun 2026 mendatang.

Kepala DP3A Konawe menegaskan, upaya menuju Kabupaten Layak Anak tidak bisa dikerjakan sendiri. Ia menyebut perlu dukungan dan peran aktif seluruh stakeholder lintas instansi untuk mewujudkan daerah yang benar-benar ramah terhadap anak.

blank

“Kita sedang menargetkan agar Konawe bisa menjadi Kabupaten Layak Anak. Tapi untuk mewujudkan wilayah yang ramah anak, saya tidak bisa bekerja sendiri. Semua stakeholder harus terlibat,” ujarnya.

Dijelaskan, terdapat lima klaster penilaian dalam evaluasi Kabupaten Layak Anak. Dari lima klaster tersebut, klaster kelima menjadi tanggung jawab DP3A, sementara empat klaster lainnya berada pada instansi berbeda seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Pengadilan Agama, PUPR, dan Dinas Perhubungan.

“Dinas-dinas itu menjadi sumber utama data penilaian. Intinya, kalau mau jadi Kabupaten Layak Anak, maka seluruh pembangunan dan pelayanan publik harus berkonsep ramah anak,” terangnya.

Sebagai langkah awal, DP3A Konawe telah melakukan pendampingan di tingkat desa dan kecamatan sejak 2024. Bahkan pada 2025 lalu, Konawe sempat mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara dalam penilaian Puskesmas Ramah Anak melalui Puskesmas Morosi.

Namun, perjuangan tersebut belum membuahkan hasil maksimal. Konawe harus terhenti di tahap kedua penilaian lantaran belum memiliki tenaga medis yang mengantongi sertifikat layak anak.

“Kami sempat gugur di tahap dua karena belum punya tenaga medis bersertifikat layak anak. Tapi kami tetap optimis, tahun 2026 nanti kita bisa meraih minimal kategori Pratama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pada penilaian 2024 lalu, Kabupaten Konawe hanya kurang 17 poin untuk mencapai kategori Pratama. Hal itu disebabkan masih adanya beberapa data dari dinas lain yang belum terkirim ke DP3A.

“Ini untuk kepentingan bersama. Kalau Konawe bisa dapat penghargaan KLA, kita juga akan memperoleh reward dari pusat berupa Dana Alokasi Khusus (DAK),” jelasnya.

Ia berharap seluruh instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe dapat bersinergi dan saling mendukung, demi mewujudkan Konawe sebagai Kabupaten Layak Anak daerah yang aman, ramah, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Laporan:Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA