
KONAWESATU.COM | Puskesmas Latoma, Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, meluncurkan program inovasi pelayanan kesehatan bertajuk SIJEMPOL (Sistem Jemput Bola Pelayanan Kesehatan). Program ini bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah terpencil.
Mengusung jargon “Melayani Lebih Dekat, Sehat Lebih Mudah”, SIJEMPOL menghadirkan tenaga kesehatan secara langsung ke rumah warga. Melalui program ini, masyarakat tidak harus selalu mendatangi puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar.
Kepala Puskesmas Latoma, Muliono, S.Kep., Ns., mengatakan, program tersebut merupakan upaya menjawab tantangan geografis dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Latoma.
“Prinsip kami sederhana, jangan tunggu warga sakit baru dilayani. Kami yang akan datang menjemput. Kesehatan Anda adalah prioritas kami. Ini wujud komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat Latoma yang sehat dan produktif,” kata Muliono kepada Warta Global Sultra, Rabu (29/10/2026).
Muliono menjelaskan, SIJEMPOL tidak hanya berupa kunjungan rutin ke rumah warga. Program tersebut mencakup 10 jenis pelayanan yang dirancang untuk mendukung upaya promotif, preventif, serta deteksi dini masalah kesehatan.
Layanan yang diberikan meliputi identifikasi dan skrining kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar, pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, edukasi dan konseling kesehatan, serta pemantauan kondisi pasien.
Selain itu, tenaga kesehatan memberikan pelayanan promotif dan preventif, melakukan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit, serta menyampaikan informasi mengenai berbagai layanan kesehatan yang tersedia di Puskesmas Latoma.
Apabila ditemukan pasien dengan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, tim kesehatan akan melakukan rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih tinggi sesuai kebutuhan medis.
Menurut Muliono, pendekatan jemput bola tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan lebih cepat sekaligus meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.
“Manfaatnya sangat besar. Masyarakat jadi lebih mudah mengakses layanan, penyakit bisa terdeteksi sejak dini sehingga bisa dicegah komplikasinya. Pada akhirnya kualitas hidup masyarakat akan meningkat,” ujarnya.
Program SIJEMPOL menyasar seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Latoma. Namun, pelaksanaannya memberikan perhatian khusus kepada kelompok yang berpotensi mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan.
Kelompok tersebut meliputi lanjut usia (lansia), ibu hamil, balita, penderita penyakit kronis, serta masyarakat yang bermukim di dusun terpencil dengan jarak cukup jauh dari puskesmas.
Kehadiran tim SIJEMPOL yang didukung mobil ambulans Puskesmas Latoma mendapat sambutan positif dari masyarakat. Layanan ini diharapkan dapat membantu warga memperoleh pemeriksaan dan informasi kesehatan tanpa harus menghadapi kendala perjalanan menuju fasilitas kesehatan.
Puskesmas Latoma berharap, pelaksanaan program SIJEMPOL dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan sekaligus mendorong deteksi dini penyakit di tengah masyarakat.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program tersebut dapat menghubungi Puskesmas Latoma di Jalan Poros Waworaha-Latoma, Kecamatan Latoma, atau melalui surat elektronik latomapuskesmas30@gmail.com.
Melalui SIJEMPOL, Puskesmas Latoma berupaya memastikan bahwa jarak dan keterbatasan akses tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar