
KONAWESATU.COM| Pemerintah Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui pembukaan dan pengembangan perkebunan jagung pakan di wilayah desa. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memanfaatkan potensi lahan pertanian yang cukup luas di kawasan Routa.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Konawe, Desa Lalomerui memiliki luas wilayah sekitar 3.714 hektare yang dinilai potensial untuk pengembangan komoditas pertanian, termasuk jagung pakan.
Sebagian besar masyarakat Desa Lalomerui diketahui menggantungkan hidup dari sektor perkebunan dan pertanian. Karena itu, pengembangan jagung pakan dinilai menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan bagi warga.
Pemerintah desa Lalomorui, optimistis akan pengembangan jagung pakan dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Pasalnya, permintaan pasar terhadap jagung untuk kebutuhan pakan ternak terus meningkat setiap tahun, seiring berkembangnya industri peternakan unggas dan pakan ternak nasional.
Selain memiliki nilai jual yang cukup baik, tanaman jagung juga dianggap cocok dikembangkan di wilayah Routa yang memiliki lahan pertanian luas dan kondisi tanah yang subur. Program ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Potensi lahan di Lalomerui sangat mendukung untuk pengembangan jagung pakan. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian,” ujar salah Sekretaris Desa Lalomerui Selianus Giawa saat dihubungi via whatsapp.
Dilansir dari media CNBC Indonesia, saat ini harga jagung pakan di Indonesia terpantau cukup stabil dan cenderung mengalami kenaikan di sejumlah daerah. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional dan laporan perdagangan pangan nasional, harga jagung pakan berada di kisaran Rp5.000 hingga Rp5.500 per kilogram untuk program stabilisasi pemerintah,
Sementara itu, di tingkat pasar dan petani, harga jagung pipil kering di beberapa daerah bahkan telah menembus kisaran Rp6.300 hingga Rp7.000 per kilogram akibat tingginya permintaan pakan ternak nasional.
Pemerintah Desa Lalomerui berharap pengembangan perkebunan jagung pakan ini nantinya tidak hanya memperkuat ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadikan desa tersebut sebagai salah satu sentra produksi jagung di wilayah Kecamatan Routa dan Kabupaten Konawe.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar