
KONAWESATU.COM | Banjir yang melanda Desa Anggoro mendapat perhatian dari pemerintah, termasuk dalam pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Pihak Puskesmas Abuki menurunkan tim kesehatan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke rumah-rumah warga sejak Jumat hingga Minggu (10/5/2026).
Namun, pelayanan tim kesehatan tersebut menuai keluhan dari sebagian warga. Mereka menilai kunjungan petugas belum menjangkau seluruh rumah warga terdampak banjir, meski lokasi rumah berada saling berdekatan.
Salah seorang warga mengungkapkan, petugas kesehatan datang ke permukiman warga untuk memeriksa kondisi kesehatan masyarakat sekaligus memberikan obat bagi warga yang sakit akibat dampak banjir.
“Dari lima rumah yang terdampak, hanya tiga rumah yang didatangi petugas. Padahal semua rumah itu berdekatan,” ujar seorang warga, Minggu (10/5/2026).
Menurutnya, setelah mengunjungi tiga rumah tersebut, petugas langsung meninggalkan lokasi tanpa mendatangi dua rumah lain yang juga terdampak banjir.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait pemerataan pelayanan kesehatan bagi korban banjir. Warga berharap seluruh masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan yang sama tanpa membeda-bedakan.
“Entahlah mereka langsung pergi, mungkin bukan kenalan sehingga kita cuma dilewati saja,” katanya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Abuki, Hasnani SKM., M.Kes, saat dihubungi melalui WhatsApp menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir dilakukan secara rutin setiap hari.
Ia mengatakan, tim kesehatan yang diterjunkan terdiri dari dokter, perawat, bidan, petugas kesehatan lingkungan (kesling), hingga petugas surveilans yang melakukan kunjungan dari rumah ke rumah warga terdampak banjir.
Menurut Hasnani, pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 WITA, tim kembali melakukan kunjungan lanjutan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau.
“Semua rumah yang terdampak banjir akan dikunjungi, hanya sementara belum semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, kunjungan lapangan dijadwalkan setiap hari agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga terdampak.
“Insyaallah semua akan dikunjungi,” katanya.
Laporan:Redaksi
Tidak ada komentar