RSUD Konawe Klarifikasi Penanganan Pasien Ibu Hamil yang Dirujuk ke RS Bahteramas

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Jun 2025 20:39 491 Admin KS

Konawesatu.com- RSUD Konawe memberikan penjelasan terkait penanganan seorang pasien ibu hamil yang sempat dirujuk ke RS Bahteramas Kendari. Penanggung jawab pasien, dr. Noval, Sp.OG, M.Kes, menjelaskan bahwa pasien datang ke rumah sakit pada hari Sabtu. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa belum ada pembukaan jalan lahir, namun kondisi ketuban sudah berkurang.

Karena berat janin hanya sekitar 1,9 kg dan masih tergolong kecil, pasien kemudian dirawat dan diberikan terapi suntik untuk mempercepat pematangan paru-paru janin. Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan melalui USG pada hari Senin, yang hasilnya menunjukkan bahwa usia kehamilan sudah cukup bulan.

Namun, mengingat kondisi bayi dan ketersediaan alat bantu napas (CPAP) di RSUD Konawe yang saat itu sedang penuh, maka diputuskan untuk merujuk pasien ke RS Bahteramas melalui Instalasi Gawat Darurat PONEK.

Sementara itu, Kepala Humas RSUD Konawe, dr. Abdianto Ilman, menambahkan bahwa terkait biaya sebesar Rp1.900.000 yang sempat dibebankan, hal itu merupakan uang jaminan karena pasien belum memiliki KTP. Pihak rumah sakit telah menyarankan keluarga untuk mengurus surat domisili sebagai pengganti identitas. Uang jaminan tersebut akan dikembalikan jika surat domisili sudah diserahkan ke bagian perawatan kebidanan.

Dr. Abdianto juga menjelaskan bahwa keterlambatan rujukan terjadi karena proses koordinasi melalui aplikasi SISRUTE yang memang menunggu konfirmasi dari rumah sakit rujukan. Pihak RSUD Konawe juga telah menawarkan ambulans untuk mengantar pasien, namun keluarga menolak karena tidak ingin menunggu jawaban dari rumah sakit tujuan.

Manajemen RSUD Konawe berharap agar ke depan komunikasi antara pihak rumah sakit dengan keluarga pasien dapat berjalan lebih baik. Pasien dan keluarga diimbau untuk aktif berkoordinasi dengan dokter maupun perawat agar tidak terjadi miskomunikasi dan seluruh tindakan medis yang diambil dapat dipahami bersama.

Laporan:Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA